
Magersari_Di tengah pesatnya perkembangan media digital, banyak desa mulai memanfaatkan teknologi sebagai sarana memperkenalkan potensi yang dimiliki kepada masyarakat luas. Langkah itu kini dilakukan Desa Magersari, Kecamatan Patebon, Kabupaten Kendal, melalui kolaborasi dengan mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) MIT ke-22 UIN Walisongo Semarang Posko 190 yang memproduksi video profil desa sebagai media promosi dan dokumentasi pembangunan.
Proses pengambilan gambar dimulai pada Sabtu (1/8/2026) dengan menyusuri berbagai sudut desa. Mahasiswa mendokumentasikan aktivitas masyarakat, fasilitas publik, kawasan pertanian, rumah ibadah, UMKM, hingga ruang-ruang sosial yang selama ini menjadi bagian dari kehidupan warga. Produksi video dilakukan secara bertahap agar mampu menggambarkan karakter Desa Magersari secara utuh, bukan sekadar menampilkan panorama alam.
Ketua Posko 190 KKN MIT UIN Walisongo, Sofyan Hadi, mengatakan video profil desa merupakan salah satu program yang disusun berdasarkan hasil koordinasi dengan Pemerintah Desa Magersari. Selama ini desa telah memiliki berbagai potensi, namun belum seluruhnya terdokumentasikan dalam bentuk media audio visual yang dapat digunakan untuk kebutuhan promosi maupun publikasi.
"Kami melihat Desa Magersari memiliki banyak potensi yang layak diperkenalkan kepada masyarakat. Karena itu kami ingin menghadirkan video profil yang tidak hanya indah secara visual, tetapi juga mampu menceritakan identitas, sejarah, budaya, dan aktivitas ekonomi masyarakat desa," ujarnya.
Menurutnya, penyusunan video dilakukan melalui proses observasi lapangan dan diskusi bersama perangkat desa agar materi yang disajikan benar-benar merepresentasikan kondisi riil masyarakat. Pengambilan gambar juga melibatkan warga sehingga dokumentasi yang dihasilkan menampilkan aktivitas sehari-hari secara natural.
Kepala Dusun Magersari, Himawan, menyambut baik inisiatif mahasiswa KKN tersebut. Ia menilai video profil desa menjadi kebutuhan penting di era digital karena dapat dimanfaatkan dalam berbagai kepentingan, mulai dari promosi potensi desa, penyampaian informasi kepada masyarakat, hingga mendukung pengajuan program kepada pemerintah.
"Selama ini kami belum memiliki video profil desa yang lengkap. Kehadiran mahasiswa KKN menjadi kesempatan yang baik untuk mendokumentasikan berbagai potensi yang dimiliki Desa Magersari. Harapannya, video ini bisa menjadi media promosi sekaligus arsip pembangunan desa," kata Himawan.
Selain menampilkan kondisi geografis desa, mahasiswa juga mendokumentasikan aktivitas ekonomi masyarakat yang didominasi sektor pertanian dan usaha mikro. Dokumentasi tersebut diharapkan mampu memberikan gambaran mengenai kehidupan masyarakat sekaligus membuka peluang kerja sama dengan berbagai pihak di masa mendatang.
Tidak hanya itu, beberapa lokasi yang memiliki nilai sejarah dan budaya juga menjadi bagian dari materi video. Mahasiswa berupaya menghadirkan narasi yang tidak hanya menunjukkan keindahan desa, tetapi juga mengangkat identitas lokal sebagai kekuatan utama Desa Magersari.
Produksi video dilakukan menggunakan pendekatan sinematik dengan memperhatikan kualitas visual dan alur cerita. Tim mahasiswa membagi tugas mulai dari penyusunan konsep, pengambilan gambar menggunakan kamera dan drone, penulisan naskah, hingga proses penyuntingan video. Hasil akhir nantinya akan diserahkan kepada Pemerintah Desa Magersari sebagai media publikasi resmi yang dapat digunakan dalam berbagai kegiatan.
Bagi mahasiswa, program ini tidak hanya menjadi bentuk implementasi kemampuan di bidang multimedia, tetapi juga bagian dari upaya mendukung transformasi digital desa. Kehadiran media promosi yang menarik dinilai mampu meningkatkan daya tarik desa sekaligus memperkuat identitas lokal di tengah perkembangan teknologi informasi.
Video profil tersebut direncanakan dipublikasikan melalui media sosial Pemerintah Desa Magersari, kanal YouTube, serta berbagai platform digital lainnya sehingga dapat menjangkau masyarakat lebih luas. Dengan demikian, informasi mengenai potensi desa tidak lagi terbatas pada masyarakat sekitar, tetapi dapat diakses oleh calon investor, wisatawan, akademisi, maupun pemerintah.
Melalui kolaborasi antara mahasiswa KKN MIT ke-22 UIN Walisongo dan Pemerintah Desa Magersari, pemanfaatan media digital diharapkan mampu menjadi langkah awal dalam memperkuat promosi potensi desa. Lebih dari sekadar dokumentasi, video profil tersebut diharapkan menjadi wajah baru Desa Magersari dalam memperkenalkan kekayaan alam, budaya, dan kehidupan masyarakat kepada publik yang lebih luas.
Share :